Pererat Silaturahmi, PDM Tulungagung Gelar Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Al Kautsar Joho
temanamal.org - Mengawali rangkaian kegiatan bulan suci Ramadhan 1447 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tulungagung (PDM) menggelar Safari Ramadhan pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Al Kautsar, Desa Joho, Kecamatan Kalidawir.
Safari Ramadhan ini dihadiri jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kalidawir (PCM) beserta unsur pimpinan dan perwakilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Joho (PRM), serta ranting-ranting Muhammadiyah se-Kecamatan Kalidawir.
Dari unsur PDM Tulungagung, turut hadir sejumlah pimpinan, di antaranya:
- Halim Abd Hadi
- Basthomi
- Imam Suyadi
- Widiyanto
- Hendra Purnama
- Handoko
Harapan Penguatan Dakwah Ranting
Dalam sambutannya, Ketua PRM Joho, Misbah, menyampaikan harapan agar Ranting Joho mendapat dukungan berkelanjutan dalam mengembangkan gerakan dakwah di tingkat akar rumput.
“Ranting Joho perlu perhatian dan sinergi dari semua pihak agar dapat tumbuh menjadi ranting yang tangguh dan membanggakan bagi Muhammadiyah Kalidawir ke depan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa penguatan ranting merupakan fondasi penting dalam menjaga kesinambungan dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.
Pesan Taqwa dan Konsistensi Berbuat Baik
Sementara itu, Basthomi yang mewakili PDM Tulungagung menyampaikan tausiyah sekaligus motivasi kepada jamaah. Dalam pesannya, ia mengutip firman Allah dalam Surah An-Nahl ayat 128:
إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ
“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. An-Nahl: 128)
Melalui ayat tersebut, ia mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus menanamkan nilai ketakwaan serta konsisten dalam menebar kebajikan. Menurutnya, semangat berbagi, memperkuat ukhuwah, dan menjaga istiqamah dalam dakwah merupakan kunci utama dalam menegakkan Dienul Islam di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara pimpinan daerah, cabang, hingga ranting. Selain sebagai ajang silaturahmi, momentum ini juga menjadi sarana penguatan ideologi dan konsolidasi gerakan dakwah Muhammadiyah, khususnya di wilayah Tulungagung bagian selatan.